Mengubah Status Trainer Menjadi Master Trainer Berlisensi Negara, Begini Jalur Resminya

Mengubah Status Trainer Menjadi Master Trainer Berlisensi Negara, Begini Jalur Resminya

Pernah lihat orang tiba-tiba nulis “Master Trainer” di bio Instagramnya? Padahal seminggu sebelumnya masih trainer biasa. Lalu pas ditanya lisensi dari mana, jawabnya “dari lembaga pelatihan terkemuka”.

Ini masalah besarnya: gelar Master Trainer itu bukan sekadar stiker prestise. Kalau tidak dilisensi oleh negara, sebenarnya hanya klaim kosong. Klien tahu. Pemerintah tahu. Bahkan trainer lain di komunitas juga tahu.

Tapi kabar baiknya: negara punya jalur resmi untuk mengubah status trainer biasa menjadi Master Trainer berlisensi negara. jalurnya tidak instan, tapi hasilnya sah, diakui, dan bisa dipakai untuk menguji trainer lain, megang proyek pelatihan pemerintah, sampai buka lembaga pelatihan sendiri.

Artikel ini akan membongkar semua tahapannya. Dari bedanya jenjang trainer, syarat dokumen, biaya, waktu, kesalahan fatal yang bikin berkas balik lagi, sampai keuntungan setelah resmi menyandang status Master Trainer.

Siap? Mulai.

Bagian 1: Bedanya Trainer, Senior Trainer, dan Master Trainer Versi Negara

Banyak yang salah kaprah. Mikirnya kalau sudah sering ngajar, otomatis naik level. Padahal negara punya parameter jelas.

Trainer biasa itu orang yang punya sertifikasi kompetensi untuk mengajar skema tertentu. Mereka bisa menyampaikan materi, ngasih contoh, kasih tugas. Tapi belum punya kewenangan untuk menilai atau menguji peserta lain.

Senior Trainer sudah punya pengalaman lebih dari tiga tahun, plus jam pelatihan yang terdokumentasi. Mereka biasanya ditugasi untuk membimbing trainer junior atau jadi instruktur dalam pelatihan calon trainer. Status ini sering jadi jembatan menuju Master Trainer.

Master Trainer adalah level tertinggi dalam hierarki kepelatihan nasional. Mereka punya lisensi negara untuk melakukan asesmen, menguji kompetensi trainer lain, bahkan melisensikan trainer baru. Di beberapa sektor, Master Trainer juga berhak menyusun skema sertifikasi dan menjadi narasumber nasional.

Agar lebih jelas, begini perbandingannya:

Trainer Biasa punya wewenang mengajar peserta, tanggung jawab menyampaikan materi sesuai modul, durasi pengalaman minimal satu tahun, dan lisensi dari LSP atau BNSP untuk skema tertentu.

Senior Trainer sudah bisa membimbing trainer lain, bertanggung jawab terhadap kualitas pelatihan di timnya, butuh minimal tiga tahun pengalaman, plus rekomendasi dari tempat kerjanya.

Master Trainer punya kewenangan menguji dan melisensikan trainer lain, tanggung jawab menjamin standar nasional, syarat senior trainer aktif dan lulus asesmen lanjutan, dengan lisensi langsung dari Kemnaker atau BNSP.

Jadi jangan tertipu dengan gelar yang dikasih kursus dua hari. Negara punya standarnya sendiri.

Bagian 2: Syarat Mutlak Sebelum Mengubah Status

Ini bagian yang paling sering diabaikan orang. Mereka langsung daftar uji kompetensi lanjutan tanpa cek prasyarat dasar. Hasilnya? Berkas ditolak, uang hangus, waktu terbuang.

Berikut syarat yang wajib dipenuhi sebelum mengajukan perubahan status menjadi Master Trainer.

Pertama, minimal tiga tahun aktif sebagai trainer tersertifikasi. Hitungannya sejak tanggal terbit sertifikat kompetensi pertama. Selama tiga tahun itu harus terbukti aktif mengajar, bukan hanya punya sertifikat lalu diam saja.

Kedua, jam pelatihan minimal 500 jam. Ini harus dibuktikan dengan logbook, daftar hadir, foto dokumentasi, atau surat tugas. Banyak yang gagal di sini karena catatan pelatihan mereka berantakan atau tidak sinkron.

Ketiga, sudah lulus asesmen kompetensi level 4 atau 5 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. Level ini tergantung bidang masing-masing. Misalnya bidang manajemen pelatihan biasanya level 5, sementara bidang teknisi level 4.

Keempat, punya rekomendasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi tempat anda terdaftar. LSP akan menilai apakah anda layak naik jenjang atau masih perlu pengalaman tambahan.

Kelima, tidak sedang menjalani sanksi atau pencabutan sertifikat dari BNSP atau kementerian teknis. Ini jarang terjadi, tapi kalau pernah terlibat pelanggaran kode etik, biasanya harus menunggu masa pemulihan dulu.

Semua syarat ini wajib. Tidak ada jalur khusus meskipun sudah puluhan tahun jadi trainer. Negara memperlakukan semua orang dengan standar yang sama.

Bagian 3: Langkah Resmi Mengubah Status Trainer Jadi Master Trainer

Prosesnya tidak serumit yang dibayangkan. Tapi harus teliti, karena setiap tahap ada dokumen dan verifikasi sendiri-sendiri. Ikuti lima langkah ini urut dari awal sampai akhir.

Langkah pertama, verifikasi sertifikasi trainer yang sudah dimiliki. Caranya cek di sistem TKDN atau SIAP BNSP secara online. Masukkan nomor registrasi sertifikat, lalu lihat apakah statusnya masih aktif dan terdaftar secara nasional. Kalau tidak ditemukan di sistem, itu tandanya sertifikat anda tidak diakui negara.

Langkah kedua, ikuti uji kompetensi lanjutan. Biasanya ini diselenggarakan oleh LSP P3 atau LSP Mandiri yang punya kewenangan untuk skema Master Trainer. Materi ujiannya tidak hanya teori, tapi juga praktik menguji peserta simulasi, menyusun instrumen asesmen, serta wawancara mendalam tentang etika kepelatihan.

Langkah ketiga, ajukan berkas ke Komite Akreditasi Nasional jika bidang anda termasuk kategori teknis. Bidang seperti konstruksi, kelistrikan, alat berat, atau kesehatan biasanya mewajibkan tahap ini. Tapi untuk bidang umum seperti pelatihan manajemen dan kewirausahaan, cukup sampai BNSP.

Langkah keempat, terbit SK lisensi Master Trainer. SK ini ditandatangani oleh Kepala BNSP atau Menteri terkait, tergantung sektor. Biasanya butuh waktu 14 sampai 30 hari kerja setelah berkas dinyatakan lengkap. Simpan SK ini baik-baik, karena akan diminta terus di setiap pengurusan administrasi berikutnya.

Langkah kelima, registrasi ke Sistem Informasi Trainer Nasional milik Kemnaker. Setelah SK terbit, anda wajib mendaftarkan diri ke SITRANAS. Di sistem ini, publik bisa mencari nama anda sebagai Master Trainer resmi. Ini penting supaya klien dan institusi pemerintah bisa memverifikasi keabsahan lisensi anda kapan saja.

Setelah lima langkah ini selesai, status anda resmi berubah. Selamat, sekarang anda bagian dari elit trainer nasional yang punya lisensi negara.

Bagian 4: Dokumen Wajib yang Paling Sering Ditolak

Berdasarkan catatan dari beberapa LSP, ada lima dokumen yang paling sering menyebabkan penolakan. Mending antisipasi dari awal daripada berkas bolak-balik.

Dokumen pertama adalah logbook pelatihan. Format yang diterima harus kronologis, mencantumkan tanggal, durasi, topik, jumlah peserta, dan tandatangan penyelenggara. Banyak yang logbooknya cuma catatan asal-asalan tanpa bukti pendukung. Akibatnya, petugas asesmen menganggap pengalaman itu tidak valid.

Dokumen kedua, surat keterangan fasilitasi pelatihan. Ini surat resmi dari instansi atau perusahaan tempat pelatihan dilakukan. Isinya menyatakan bahwa anda betul-betul menjadi fasilitator, bukan hanya peserta atau panitia. Masalah sering terjadi karena suratnya tidak pakai kop surat atau tidak ada stempel basah.

Dokumen ketiga, foto bukti pelatihan. Minimal butuh 10 event berbeda dengan foto yang menunjukkan anda sedang mengajar, bukan foto bersama atau foto panggung kosong. Petugas asesmen sudah pintar mendeteksi foto yang diulang-ulang untuk event yang berbeda. Jangan coba-coba.

Dokumen keempat, ijazah terakhir yang sudah dilegalisir. Minimal D4 atau S1. Kalau ijazah dari luar negeri, wajib ada surat penyetaraan dari Kemdikbud. Beberapa bidang teknis kadang masih menerima D3 dengan syarat pengalaman khusus, tapi itu kasus per kasus.

Dokumen kelima, daftar riwayat pelatihan yang telah difasilitasi dalam bentuk tabel. Isinya nama pelatihan, penyelenggara, jumlah jam, dan nomor sertifikat peserta jika ada. Tabel ini membantu asesor melihat konsistensi dan variasi materi yang pernah anda ajarkan.

Kalau kelima dokumen ini sudah lengkap dan rapi, peluang lolos verifikasi administrasi sangat besar. Sisanya tinggal uji kompetensi.

Bagian 5: Biaya dan Waktu yang Harus Disiapkan

Ini pertanyaan paling praktis: berapa duit yang keluar dan berapa lama prosesnya.

Untuk biaya, komponennya terbagi menjadi empat bagian. Uji kompetensi lanjutan biasanya habis antara dua setengah juta sampai empat juta rupiah. Besarannya tergantung LSP mana yang dipilih dan bidang apa yang diambil. Verifikasi dokumen oleh LSP memakan biaya sekitar lima ratus ribu sampai delapan ratus ribu rupiah untuk administrasi dan pemeriksaan kelengkapan.

Penerbitan SK dari Kemnaker tidak dipungut biaya alias gratis. Tapi anda tetap perlu menyediakan materai untuk beberapa lembar pernyataan, total mungkin dua puluh ribu sampai tiga puluh ribu rupiah. Terakhir, registrasi ke SITRANAS juga gratis.

Jadi total biaya seluruhnya antara tiga juta sampai lima juta rupiah. Tidak termasuk akomodasi atau transportasi kalau uji kompetensi dilakukan di kota lain.

Soal waktu, proses paling cepat memakan waktu satu sampai dua bulan. Rinciannya begini: verifikasi berkas oleh LSP biasanya tiga sampai lima hari kerja. Uji kompetensi satu hari. Penerbitan SK dari Kemnaker yang paling lama, bisa empat belas sampai tiga puluh hari kerja. Registrasi SITRANAS cuma satu hari.

Kalau dokumen bermasalah dan harus revisi, waktunya bisa melar sampai tiga bulan. Makanya saran saya, jangan tergesa-gesa. Cek ulang semua dokumen sebelum diserahkan.

Bagian 6: Kesalahan Fatal yang Bikin Status Ditolak

Dari pengamatan di lapangan, ada lima kesalahan klasik yang dilakukan calon Master Trainer. Masing-masing cukup fatal untuk menghentikan seluruh proses.

Kesalahan pertama, mengandalkan sertifikat dari lembaga swasta yang tidak terakreditasi BNSP. Sertifikat semacam ini memang bagus untuk portofolio, tapi tidak diakui untuk kenaikan jenjang status oleh negara. Yang diakui hanya sertifikat kompetensi yang terdaftar di sistem BNSP atau kementerian teknis.

Kesalahan kedua, tidak melampirkan SKJM atau Surat Keterangan Jenjang Mutu dari pelatihan sebelumnya. Dokumen ini membuktikan bahwa setiap pelatihan yang anda ikuti atau fasilitasi telah melalui standar mutu tertentu. Tanpa SKJM, pengalaman pelatihan dianggap tidak terukur.

Kesalahan ketiga, melompati jenjang. Maksudnya, langsung daftar Master Trainer tanpa pernah menjadi senior trainer terlebih dulu. Banyak orang merasa pengalaman lima tahun cukup, padahal negara mengharuskan adanya bukti pengalaman membimbing trainer lain. Kalau tidak ada, berkas otomatis dikembalikan.

Kesalahan keempat, mengklaim pengalaman pelatihan online tanpa bukti interaksi langsung. Sejak pandemi, aturan ini memang melonggar, tapi tetap ada batasnya. Kalau pelatihan online hanya berisi rekaman video tanpa sesi tanya jawab atau tugas interaktif, biasanya tidak dihitung penuh.

Kesalahan kelima, dokumen portofolio tidak sinkron antara satu berkas dengan berkas lain. Misalnya logbook mencantumkan pelatihan di tanggal 10, tapi foto bukti tertanggal 15, atau daftar hadir tidak ditemukan. Inkon sistensi sekecil apapun akan menimbulkan keraguan di mata asesor.

Hindari kelima kesalahan ini, dan jalan anda ke status Master Trainer akan jauh lebih mulus.

Bagian 7: Keuntungan Setelah Jadi Master Trainer Berlisensi Negara

Setelah payah memenuhi syarat dan mengikuti proses panjang, apa sih untungnya?

Keuntungan pertama, anda bisa menjadi asesor atau penguji di LSP. Artinya, anda berhak menilai calon trainer lain yang ingin disertifikasi. Posisi ini biasanya dibayar per sesi asesmen, dan sangat dihormati di komunitas kepelatihan.

Keuntungan kedua, diakui untuk melisensikan trainer baru di bawah anda. Kalau anda membuka lembaga pelatihan sendiri, anda tidak perlu merekrut asesor dari luar. Cukup anda sendiri yang menjalankan fungsi lisensi untuk trainer junior.

Keuntungan ketiga, nilai plus untuk tender proyek pemerintah. Banyak proyek pelatihan dari APBD atau APBN yang mensyaratkan tim pelatih minimal mempunyai satu orang Master Trainer bersertifikat negara. Tanpa itu, proposal anda gugur di awal.

Keuntungan keempat, bisa membuka lembaga pelatihan terakreditasi negara. Ini langkah lanjutan. Setelah menjadi Master Trainer, anda bisa mengajukan izin penyelenggara pelatihan ke Kemnaker atau kementerian teknis. Izin ini membuka peluang bisnis pelatihan berskala besar, termasuk menerima peserta dari berbagai daerah.

Keuntungan kelima, pengakuan nasional. Nama anda tercatat di SITRANAS dan bisa diverifikasi publik kapan saja. Ini beda jauh dengan gelar Master Trainer abal-abal yang cuma nongol di sertifikat kertas.

Kalau diukur dari waktu dan biaya yang dikeluarkan, keuntungan jangka panjangnya jauh lebih besar. Apalagi untuk karir di industri pelatihan pemerintah atau BUMN, lisensi negara ini sering jadi syarat mutlak.

Bagian 8: Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah sertifikat trainer dari BNSP sudah cukup untuk langsung jadi master trainer?

Belum cukup. Sertifikat trainer dari BNSP hanya membuktikan kompetensi sebagai trainer tingkat dasar atau madya. Untuk naik ke master trainer, harus melalui uji kompetensi lanjutan yang secara spesifik menguji kemampuan menguji dan melisensikan orang lain.

Bisakah trainer tanpa gelar sarjana menjadi master trainer?

Bisa, tapi harus melalui jalur RPL atau Rekognisi Pembelajaran Lampau. RPL memperhitungkan pengalaman kerja dan pelatihan sebagai pengganti kualifikasi akademik. Prosesnya lebih panjang karena harus menyusun portofolio berbasis bukti yang sangat detail. Tapi jalan ini memang disediakan negara untuk menghargai praktisi berpengalaman tanpa ijazah formal.

Berapa lama SK master trainer berlaku sebelum harus diperpanjang?

SK master trainer berlaku tiga tahun. Setelah itu, wajib diperpanjang dengan menunjukkan bukti pelatihan ulang atau kegiatan asesmen selama masa berlaku. Perpanjangan tidak perlu mengulang uji kompetensi dari nol, cukup verifikasi dokumen dan bukti aktivitas. Kalau tidak pernah melakukan kegiatan apapun selama tiga tahun, perpanjangan bisa ditolak.

Bidang apa saja yang punya skema master trainer nasional?

Saat ini, skema master trainer nasional sudah tersedia untuk bidang manajemen pelatihan, sumber daya manusia, kewirausahaan, teknologi informasi, konstruksi, kelistrikan, alat berat, kesehatan, keselamatan kerja, dan beberapa bidang teknis lainnya. Daftar lengkapnya bisa dicek di website BNSP atau Kemnaker.

Apakah master trainer dari BNSP diakui di semua sektor?

Secara prinsip, lisensi dari BNSP diakui secara nasional untuk semua sektor. Tapi beberapa kementerian teknis seperti Kesehatan, PUPR, atau Perhubungan kadang punya skema khusus di bawah kewenangan mereka sendiri. Untuk amannya, pastikan skema master trainer yang anda ambil sudah masuk dalam daftar skema nasional yang berlaku lintas sektor.

Penutup: Sekarang Giliran Anda Ambil Langkah

Jadi sudah jelas bukan? Mengubah status dari trainer biasa menjadi Master Trainer berlisensi negara bukan sekadar ganti tulisan di biodata. Ada standar, ada dokumen, ada uji kompetensi, dan ada pengakuan resmi yang hasilnya bisa dipakai untuk membuka peluang besar di dunia pelatihan profesional.

Negara sudah menyediakan jalannya. Tinggal anda yang memilih: jalan pintas dengan gelar palsu yang cuma bikin malu suatu hari nanti, atau jalan resmi yang memang butuh effort tapi hasilnya sah, diakui, dan bernilai jangka panjang.

Mulailah dari hal paling sederhana hari ini. Cek sertifikat trainer anda di sistem BNSP. Hitung jam pelatihan yang sudah terkumpul. Susun logbook jika masih berantakan. Lalu hubungi LSP terdekat untuk konsultasi awal.

Jangan tunda-tunda lagi. Semakin cepat anda bergerak, semakin cepat nama anda tercatat di SITRANAS sebagai Master Trainer resmi yang diakui negara.

Selamat berproses.

Jadi Trainer Andal Tanpa Batas Ruang dan Waktu dengan Kursus Trainer Profesional Online

Jadi Trainer Andal Tanpa Batas Ruang dan Waktu dengan Kursus Trainer Profesional Online

Di era disrupsi digital, profesi trainer tidak lagi terbatas pada ruang kelas fisik. Perusahaan dan lembaga pendidikan kini beralih ke model pembelajaran hybrid dan online.

Hal ini menciptakan ledakan permintaan terhadap trainer profesional yang menguasai teknologi dan psikologi pembelajaran jarak jauh. Apakah Anda siap mengambil peluang emas ini? Kursus Trainer Profesional Online adalah jawabannya.

Mengapa Kursus Ini Menjadi Kebutuhan Mendesak

Banyak orang mengira menjadi trainer cukup dengan berbicara lancar di depan umum. Padahal, trainer profesional adalah arsitek pembelajaran yang merancang pengalaman belajar efektif.

Di dunia maya, tantangan ini semakin kompleks karena Anda bersaing dengan notifikasi ponsel dan kelelahan layar peserta. Tanpa bekal memadai, trainer pemula akan mudah frustrasi. Karena itu, mengikuti kursus khusus daring adalah sebuah keharusan.

Efisiensi Biaya dan Waktu

Salah satu keuntungan terbesar kursus online adalah efisiensi biaya dan waktu. Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk tiket pesawat, hotel, atau biaya makan selama berhari-hari.

Fleksibilitas jadwal memungkinkan Anda tetap bekerja sambil meningkatkan kompetensi. Banyak kursus online juga menyediakan rekaman sesi untuk mengulang materi sulit.

Menguasai Metodologi Training Digital

Cara orang belajar saat ini telah berubah secara fundamental. Seorang trainer online profesional harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Anda akan belajar menggunakan berbagai platform seperti Zoom, Google Meet, Miro, dan Kahoot. Anda juga dibekali teknik ice breaking digital serta manajemen breakout room. Semua keterampilan ini tidak bisa diperoleh hanya dari pengalaman mengajar biasa.

Sertifikasi sebagai Jembatan Karier

Kompetensi saja tidak cukup tanpa sertifikasi dari lembaga kredibel. Sertifikat ini akan menjadi jembatan emas menuju berbagai peluang karier.

HRD perusahaan besar biasanya menjadikan sertifikasi sebagai syarat administratif. Bahkan trainer internal bisa menggunakannya untuk meminta kenaikan tarif.

Kurikulum yang Mengubah Cara Anda Melatih

Kursus berkualitas memiliki kurikulum komprehensif dari para praktisi berpengalaman. Dimulai dari needs analysis hingga desain modul virtual yang ringkas.

Anda akan mempelajari fasilitasi virtual dan microteaching yang direkam serta dianalisis. Terakhir, Anda dibekali pengetahuan digital marketing untuk membangun personal branding.

Siapa yang Cocok Mengikuti Kursus Ini

Kursus ini cocok bagi praktisi HR yang ingin menghemat anggaran pelatihan. Kursus ini juga tepat bagi konsultan dan pembicara publik yang ingin memperluas pasar.

Para guru dan dosen akan belajar membuat sesi daring lebih hidup. Pemilik bisnis bisa melatih tim sendiri tanpa menyewa trainer eksternal. Fresh graduate pun dapat menjadikan jasa training sebagai side hustle bergengsi.

Keuntungan Finansial yang Berlipat Ganda

Trainer internal di perusahaan besar dibayar Rp500.000 hingga Rp1.500.000 per jam. Sementara trainer eksternal lepas bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp20 juta per hari. Jika Anda berinvestasi lima hingga sepuluh juta untuk kursus ini, modal bisa kembali hanya dalam satu hingga dua proyek. Setelah itu, semua pendapatan adalah keuntungan bersih.

Tips Memilih Lembaga Kursus yang Tepat

Jangan asal daftar sebelum melakukan riset terlebih dahulu. Pastikan mentor adalah praktisi aktif, bukan sekadar akademisi.

Pilih kursus dengan sistem praktik berulang, bukan hanya menonton video. Pastikan kelas berukuran kecil, idealnya 10 hingga 15 orang per batch. Cari juga program magang setelah lulus sebagai batu loncatan ke dunia nyata.

Kesimpulan: Transformasi Karier Dimulai Hari Ini

Menjadi trainer profesional online bukan sekadar tren sesaat. Ini adalah evolusi profesi yang akan terus bertahan di masa mendatang.

Ambil langkah nyata dan daftarkan diri Anda dalam Kursus Trainer Profesional Online sekarang. Bangun karier inspiratif di mana Anda mengubah kinerja orang lain dari mana saja. Apakah Anda siap menjadi katalis perubahan? Saatnya action.

Copyright © 2026 Sertifikasi ToT BNSP

Triyana

Profil Trainer

Seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI. Memiliki latar belakang keilmuan di bidang Learning & Performance Consultant, Learning Design, E-Learning Designer, CX Designer, LX Designer, dan Learning Facilitator. Selama lebih dari 6 tahun Ia dipercaya sebagai konsultan untuk perusahaan besar dan ternama di Indonesia. Tak berhenti di situ, kepiawaian beliau dalam bidang Engineer, Digital Marketing, Service Quality Assurance, dan HRD pun mampu memberikan perspektif unik dalam merancang solusi yang komprehensif dan tepat sasaran. Maka dari itu, Coach Triyana siap menjadi mitra ideal bagi Anda yang ingin mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan yang telah dirancang secara khusus.

Fauzi Noerwenda

Profil Trainer

Fauzi Noerwenda adalah seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI dan pendiri Persona Public Speaking. Dengan pengalaman dan keahliannya, Fauzi telah membantu banyak individu meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan membangun kepercayaan diri mereka. Sebagai seorang penulis, bukunya yang berjudul “Street Smart MC” menjadi panduan bagi mereka yang ingin menjadi Master of Ceremony (MC) yang handal. Kontribusinya sebagai pengurus HIPAPI Indonesia pun menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan profesi dan komunitas pembicara publik di Indonesia.

Trisna Lesmana

Profil Trainer

Trisna Lesmana adalah seorang Master Trainer Assessor BNSP RI. Juga Trainerpreneur yang telah membuktikan kiprahnya di dunia bisnis. Memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2023 dengan mendirikan bisnis pelatihan “Training of Trainer BNSP Certification”, ia berhasil mencetak lebih dari 2.000+ alumni dan dipercaya oleh 200+ perusahaan dan perguruan tinggi dalam waktu kurang dari dua tahun.

Hingga saat ini, Trisna Lesmana telah menjalankan 12 bisnis lintas industri, di antaranya: Klinik Kecantikan, Skincare, Pelatihan, Konsultan, Agency, & Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Perjalanan Karier

Trisna Lesmana memulai karier sebagai Professional Corporate Trainer  dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Namanya kian dikenal saat ia menjadi salah satu dari 14 coach yang berkontribusi dalam buku “Coaching Series” (Buku Untuk Pelaku UMKM). Ia juga menulis buku keduanya, “Living Agile with NLP,” yang telah memasuki cetakan ke-4. Karya-karyanya mendapat apresiasi tinggi dari tokoh nasional dan artis ternama, seperti: Sandiaga Uno, Ariel (Noah), Merry Riana, Jamil Azzaini, Sandy Susanto, Dani Sumarsono, Dll.

Penghargaan

Pada tahun 2017, Trisna Lesmana meraih penghargaan Best Performance di event “Influence Your Audience” yang diselenggarakan oleh Akademi Trainer.

Dunia Bisnis dan Content Creation

Pada tahun 2023, ia memperluas kiprahnya ke Dunia Bisnis dan mengukuhkan dirinya sebagai Content Creator pada tahun 2024. Di bawah mentoring Deddy Corbuzier dan Coach Indrawan Nugroho melalui program Content Creator Business School, Trisna berhasil merilis konten eksklusif di Instagram pribadinya yang mendapatkan penghargaan dan liputan dari berbagai media ternama, seperti: Liputan6, Republika, Detik.com, Warta Ekonomi, Media Indonesia, Jawa Pos, dan banyak lagi.

Komitmen dan Visi

Saya bantu Business Owner agar produknya dikenal luas, diterima market, & laris dengan pendekatan Smart Business Framework (SBF).

Smart Business Framework (SBF) adalah model bisnis yang fokus optimasi pada tiga pilar; Campaign Iklan (Digital Marketing), Positioning Product, & Akuisisi Market. Telah terbukti membantu ribuan pebisnis memetakan strategi agar produknya laris di pasaran.