Cara Jitu Menghadapi Peserta yang Sulit selama Pelatihan: Tips Praktis untuk Fasilitator

Facebook
Twitter
LinkedIn
Threads

Menjadi fasilitator pelatihan bukanlah tugas yang mudah. Selain harus menguasai materi, Anda juga perlu menghadapi berbagai karakter peserta, termasuk yang sulit diatur. Peserta yang sulit bisa datang dalam berbagai bentuk: ada yang terlalu dominan, ada yang pasif, atau bahkan yang suka mengkritik tanpa alasan jelas. Nah, bagaimana cara menghadapinya tanpa harus kehilangan kewarasan? Yuk, simak tips praktis berikut ini!

Menghadapi peserta yang sulit memang butuh kesabaran dan strategi. Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:

1. Tetap Tenang dan Profesional

Jangan terbawa emosi ketika menghadapi peserta yang sulit. Tetaplah tenang, dengarkan dengan baik, dan tunjukkan sikap profesional. Ingat, Anda adalah fasilitator, bukan lawan debat.

2. Bangun Hubungan Baik dari Awal

Mulailah pelatihan dengan ice breaking atau aktivitas yang membuat peserta merasa nyaman. Kenali nama mereka dan tunjukkan bahwa Anda peduli. Hubungan baik sejak awal bisa mengurangi potensi konflik.

3. Berikan Panggung untuk Si Dominan

Jika ada peserta yang terlalu dominan, berikan mereka kesempatan untuk berbicara, tetapi batasi waktunya. Misalnya, “Terima kasih, Budi, untuk pendapatmu. Mari kita dengar juga pendapat teman-teman lainnya.”

4. Libatkan Si Pemalu

Untuk peserta yang pemalu, cobalah melibatkan mereka dengan pertanyaan sederhana atau meminta pendapat mereka secara langsung. Misalnya, “Rina, bagaimana pendapatmu tentang topik ini?”

5. Hadapi Si Kritikus dengan Bijak

Jangan langsung defensif ketika dikritik. Dengarkan dulu, lalu tanyakan alasan di balik kritik mereka. Misalnya, “Bisa dijelaskan lebih detail, mengapa menurutmu materi ini kurang relevan?”

6. Ajak Si Pembangkang untuk Berkolaborasi

Peserta yang suka menentang seringkali merasa tidak dihargai. Cobalah melibatkan mereka dalam diskusi atau meminta mereka memimpin sesi tertentu. Ini bisa membuat mereka merasa lebih bertanggung jawab.

7. Tetapkan Aturan Main

Di awal pelatihan, buatlah kesepakatan bersama tentang aturan selama pelatihan, seperti tidak menggunakan gadget atau tidak memotong pembicaraan. Ini bisa menjadi acuan jika ada peserta yang melanggar.

8. Gunakan Humor

Humor bisa menjadi senjata ampuh untuk meredakan ketegangan. Jika ada peserta yang mulai “berulah”, cobalah menanggapi dengan candaan yang sopan. Misalnya, “Wah, sepertinya kita punya calon komedian di sini!”

9. Evaluasi Diri Sendiri

Terkadang, perilaku peserta yang sulit bisa jadi cerminan dari cara fasilitator menyampaikan materi. Cobalah introspeksi: apakah materi yang disampaikan sudah menarik? Apakah gaya komunikasi Anda sudah jelas?

10. Minta Bantuan Rekan

Jika situasi benar-benar sulit dikendalikan, jangan ragu meminta bantuan rekan fasilitator atau panitia pelatihan. Mereka bisa membantu menengahi atau memberikan saran.

MORE INSIGHT

sertifikasi-trainer_Trisna-Lesmana-management-LOGO

Copyright © 2023 by Trisnalesmana.com

Triyana

Profil Trainer

Seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI. Memiliki latar belakang keilmuan di bidang Learning & Performance Consultant, Learning Design, E-Learning Designer, CX Designer, LX Designer, dan Learning Facilitator. Selama lebih dari 6 tahun Ia dipercaya sebagai konsultan untuk perusahaan besar dan ternama di Indonesia. Tak berhenti di situ, kepiawaian beliau dalam bidang Engineer, Digital Marketing, Service Quality Assurance, dan HRD pun mampu memberikan perspektif unik dalam merancang solusi yang komprehensif dan tepat sasaran. Maka dari itu, Coach Triyana siap menjadi mitra ideal bagi Anda yang ingin mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan yang telah dirancang secara khusus.

Fauzi Noerwenda

Profil Trainer

Fauzi Noerwenda adalah seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI dan pendiri Persona Public Speaking. Dengan pengalaman dan keahliannya, Fauzi telah membantu banyak individu meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan membangun kepercayaan diri mereka. Sebagai seorang penulis, bukunya yang berjudul “Street Smart MC” menjadi panduan bagi mereka yang ingin menjadi Master of Ceremony (MC) yang handal. Kontribusinya sebagai pengurus HIPAPI Indonesia pun menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan profesi dan komunitas pembicara publik di Indonesia.

Trisna Lesmana

Profil Trainer

Trisna Lesmana adalah seorang Master Trainer Assessor BNSP RI. Juga Trainerpreneur yang telah membuktikan kiprahnya di dunia bisnis. Memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2023 dengan mendirikan bisnis pelatihan “Training of Trainer BNSP Certification”, ia berhasil mencetak lebih dari 2.000+ alumni dan dipercaya oleh 200+ perusahaan dan perguruan tinggi dalam waktu kurang dari dua tahun.

Hingga saat ini, Trisna Lesmana telah menjalankan 12 bisnis lintas industri, di antaranya: Klinik Kecantikan, Skincare, Pelatihan, Konsultan, Agency, & Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Perjalanan Karier

Trisna Lesmana memulai karier sebagai Professional Corporate Trainer  dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Namanya kian dikenal saat ia menjadi salah satu dari 14 coach yang berkontribusi dalam buku “Coaching Series” (Buku Untuk Pelaku UMKM). Ia juga menulis buku keduanya, “Living Agile with NLP,” yang telah memasuki cetakan ke-4. Karya-karyanya mendapat apresiasi tinggi dari tokoh nasional dan artis ternama, seperti: Sandiaga Uno, Ariel (Noah), Merry Riana, Jamil Azzaini, Sandy Susanto, Dani Sumarsono, Dll.

Penghargaan

Pada tahun 2017, Trisna Lesmana meraih penghargaan Best Performance di event “Influence Your Audience” yang diselenggarakan oleh Akademi Trainer.

Dunia Bisnis dan Content Creation

Pada tahun 2023, ia memperluas kiprahnya ke Dunia Bisnis dan mengukuhkan dirinya sebagai Content Creator pada tahun 2024. Di bawah mentoring Deddy Corbuzier dan Coach Indrawan Nugroho melalui program Content Creator Business School, Trisna berhasil merilis konten eksklusif di Instagram pribadinya yang mendapatkan penghargaan dan liputan dari berbagai media ternama, seperti: Liputan6, Republika, Detik.com, Warta Ekonomi, Media Indonesia, Jawa Pos, dan banyak lagi.

Komitmen dan Visi

Saya bantu Business Owner agar produknya dikenal luas, diterima market, & laris dengan pendekatan Smart Business Framework (SBF).

Smart Business Framework (SBF) adalah model bisnis yang fokus optimasi pada tiga pilar; Campaign Iklan (Digital Marketing), Positioning Product, & Akuisisi Market. Telah terbukti membantu ribuan pebisnis memetakan strategi agar produknya laris di pasaran.