Mengapa Perusahaan Harus Memiliki Trainer Bersertifikasi TOT BNSP di Internal? Ini Alasannya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Threads

Di era kompetitif seperti sekarang, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu cara efektif untuk mencapai hal tersebut adalah melalui pelatihan internal yang berkualitas. Namun, tidak semua pelatihan memberikan hasil optimal jika tidak dibawakan oleh trainer yang kompeten. Di sinilah peran trainer bersertifikasi TOT BNSP menjadi sangat penting. Lantas, mengapa perusahaan perlu memiliki trainer bersertifikasi ini di internal? Mari kita bahas lebih dalam.

Apa Itu Sertifikasi TOT BNSP?

Sertifikasi Training of Trainer (TOT) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) adalah pengakuan resmi terhadap kompetensi seseorang sebagai pelatih atau trainer. BNSP sendiri merupakan lembaga independen yang bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja di Indonesia. Dengan memiliki sertifikasi ini, seorang trainer dianggap memenuhi standar nasional dalam hal metodologi pelatihan, penyampaian materi, dan kemampuan mengelola kelas.

Proses sertifikasi meliputi penilaian terhadap pengetahuan, keterampilan, dan sikap trainer sesuai dengan skema yang ditetapkan. Tidak hanya sekadar teori, sertifikasi ini juga menekankan pada praktik nyata, sehingga trainer yang lulus uji kompetensi benar-benar siap menghadapi berbagai situasi pelatihan.

Manfaat Memiliki Trainer Bersertifikasi TOT BNSP di Perusahaan

Pertama, trainer bersertifikasi TOT BNSP mampu merancang dan menyelenggarakan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Mereka tidak hanya menguasai materi, tetapi juga memahami cara menyampaikannya secara efektif. Hal ini berbeda dengan pelatihan yang dilakukan oleh karyawan tanpa sertifikasi, di mana materi mungkin disampaikan secara monoton atau kurang terstruktur.

Kedua, pelatihan yang dibawakan oleh trainer bersertifikasi cenderung lebih interaktif dan berdampak. Mereka terlatih untuk menggunakan berbagai metode pembelajaran, seperti diskusi kelompok, studi kasus, atau simulasi, sehingga peserta tidak hanya pasif mendengarkan tetapi juga terlibat aktif. Hasilnya, pemahaman dan retensi materi pun meningkat.

Ketiga, perusahaan dapat menghemat biaya pelatihan dalam jangka panjang. Meskipun investasi awal untuk sertifikasi trainer mungkin terlihat besar, memiliki trainer internal yang kompeten mengurangi ketergantungan pada trainer eksternal yang biasanya mematok biaya tinggi per sesi. Selain itu, pelatihan bisa diselenggarakan kapan saja sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu jadwal pihak ketiga.

Keempat, trainer bersertifikasi TOT BNSP membantu menciptakan budaya belajar di perusahaan. Ketika karyawan melihat rekan mereka yang telah tersertifikasi memberikan pelatihan berkualitas, motivasi untuk terus belajar dan berkembang akan semakin tinggi. Hal ini berdampak positif pada produktivitas dan inovasi dalam tim.

Contoh Penerapan di Dunia Nyata

Sebuah perusahaan manufaktur di Jawa Timur memutuskan untuk mengirim lima karyawannya mengikuti program sertifikasi TOT BNSP. Setelah lulus, mereka bertugas melatih karyawan lain tentang prosedur keselamatan kerja dan penggunaan mesin baru. Hasilnya, tingkat kecelakaan kerja menurun signifikan, dan efisiensi produksi meningkat karena karyawan lebih terampil mengoperasikan peralatan.

Contoh lain adalah perusahaan retail yang memiliki trainer internal bersertifikasi. Mereka berhasil meningkatkan penjualan setelah staf toko mendapatkan pelatihan teknik penjualan dan layanan pelanggan dari trainer internal. Pelatihan ini bisa dilakukan secara berkala tanpa mengganggu operasional toko, sesuatu yang sulit dilakukan jika bergantung pada trainer eksternal.

Tips Mengembangkan Trainer Internal Bersertifikasi

Bagi perusahaan yang tertarik memiliki trainer bersertifikasi TOT BNSP, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Pertama, identifikasi karyawan dengan potensi menjadi trainer. Cari mereka yang memiliki kemampuan komunikasi baik, menguasai materi teknis perusahaan, dan memiliki minat dalam pengembangan orang lain.

Kedua, berikan dukungan penuh bagi karyawan yang akan mengikuti sertifikasi. Ini bisa berupa pembiayaan pelatihan, waktu khusus untuk persiapan uji kompetensi, atau insentif setelah mereka lulus sertifikasi.

Ketiga, buat sistem pendampingan. Trainer baru bisa belajar dari yang sudah berpengalaman sebelum benar-benar mandiri memimpin pelatihan. Hal ini membantu membangun kepercayaan diri sekaligus memastikan kualitas pelatihan tetap terjaga.

Keempat, integrasikan peran trainer internal dalam strategi pengembangan SDM perusahaan. Misalnya, dengan menjadikan jam pelatihan tertentu sebagai bagian dari KPI, atau memberikan penghargaan bagi trainer yang berprestasi.

Kesimpulan dan Ajakan Bertindak

Memiliki trainer bersertifikasi TOT BNSP di internal perusahaan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan di era yang menuntut peningkatan kompetensi berkelanjutan. Dengan trainer yang kompeten, pelatihan menjadi lebih efektif, biaya lebih efisien, dan budaya belajar dapat tumbuh dengan baik di lingkungan kerja.

Bagi perusahaan yang belum memiliki trainer bersertifikasi, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Mulailah dengan mengidentifikasi karyawan potensial dan mendukung mereka melalui proses sertifikasi. Investasi ini akan memberikan return yang signifikan dalam bentuk SDM yang lebih terampil, produktif, dan adaptif terhadap perubahan.

MORE INSIGHT

sertifikasi-trainer_Trisna-Lesmana-management-LOGO

Copyright © 2023 by Trisnalesmana.com

Triyana

Profil Trainer

Seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI. Memiliki latar belakang keilmuan di bidang Learning & Performance Consultant, Learning Design, E-Learning Designer, CX Designer, LX Designer, dan Learning Facilitator. Selama lebih dari 6 tahun Ia dipercaya sebagai konsultan untuk perusahaan besar dan ternama di Indonesia. Tak berhenti di situ, kepiawaian beliau dalam bidang Engineer, Digital Marketing, Service Quality Assurance, dan HRD pun mampu memberikan perspektif unik dalam merancang solusi yang komprehensif dan tepat sasaran. Maka dari itu, Coach Triyana siap menjadi mitra ideal bagi Anda yang ingin mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan yang telah dirancang secara khusus.

Fauzi Noerwenda

Profil Trainer

Fauzi Noerwenda adalah seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI dan pendiri Persona Public Speaking. Dengan pengalaman dan keahliannya, Fauzi telah membantu banyak individu meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan membangun kepercayaan diri mereka. Sebagai seorang penulis, bukunya yang berjudul “Street Smart MC” menjadi panduan bagi mereka yang ingin menjadi Master of Ceremony (MC) yang handal. Kontribusinya sebagai pengurus HIPAPI Indonesia pun menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan profesi dan komunitas pembicara publik di Indonesia.

Trisna Lesmana

Profil Trainer

Trisna Lesmana adalah seorang Master Trainer Assessor BNSP RI. Juga Trainerpreneur yang telah membuktikan kiprahnya di dunia bisnis. Memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2023 dengan mendirikan bisnis pelatihan “Training of Trainer BNSP Certification”, ia berhasil mencetak lebih dari 2.000+ alumni dan dipercaya oleh 200+ perusahaan dan perguruan tinggi dalam waktu kurang dari dua tahun.

Hingga saat ini, Trisna Lesmana telah menjalankan 12 bisnis lintas industri, di antaranya: Klinik Kecantikan, Skincare, Pelatihan, Konsultan, Agency, & Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Perjalanan Karier

Trisna Lesmana memulai karier sebagai Professional Corporate Trainer  dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Namanya kian dikenal saat ia menjadi salah satu dari 14 coach yang berkontribusi dalam buku “Coaching Series” (Buku Untuk Pelaku UMKM). Ia juga menulis buku keduanya, “Living Agile with NLP,” yang telah memasuki cetakan ke-4. Karya-karyanya mendapat apresiasi tinggi dari tokoh nasional dan artis ternama, seperti: Sandiaga Uno, Ariel (Noah), Merry Riana, Jamil Azzaini, Sandy Susanto, Dani Sumarsono, Dll.

Penghargaan

Pada tahun 2017, Trisna Lesmana meraih penghargaan Best Performance di event “Influence Your Audience” yang diselenggarakan oleh Akademi Trainer.

Dunia Bisnis dan Content Creation

Pada tahun 2023, ia memperluas kiprahnya ke Dunia Bisnis dan mengukuhkan dirinya sebagai Content Creator pada tahun 2024. Di bawah mentoring Deddy Corbuzier dan Coach Indrawan Nugroho melalui program Content Creator Business School, Trisna berhasil merilis konten eksklusif di Instagram pribadinya yang mendapatkan penghargaan dan liputan dari berbagai media ternama, seperti: Liputan6, Republika, Detik.com, Warta Ekonomi, Media Indonesia, Jawa Pos, dan banyak lagi.

Komitmen dan Visi

Saya bantu Business Owner agar produknya dikenal luas, diterima market, & laris dengan pendekatan Smart Business Framework (SBF).

Smart Business Framework (SBF) adalah model bisnis yang fokus optimasi pada tiga pilar; Campaign Iklan (Digital Marketing), Positioning Product, & Akuisisi Market. Telah terbukti membantu ribuan pebisnis memetakan strategi agar produknya laris di pasaran.