Strategi Belajar Efektif Selama TOT Online: Tips Praktis untuk Peserta dan Fasilitator

Facebook
Twitter
LinkedIn
Threads

Pernahkah Anda mengikuti Training of Trainers (TOT) online dan merasa kesulitan menyerap materi dengan maksimal? Atau mungkin sebagai fasilitator, Anda merasa peserta kurang aktif dan sulit diajak berinteraksi? Di era digital ini, pelatihan online menjadi pilihan utama, namun tantangannya pun berbeda dibanding pelatihan tatap muka. Tanpa strategi yang tepat, TOT online bisa terasa membosankan dan kurang efektif.

Artikel ini akan membahas berbagai strategi belajar efektif selama TOT online, baik untuk peserta maupun fasilitator. Dengan menerapkan tips berikut, Anda bisa memaksimalkan pengalaman belajar, meningkatkan pemahaman, dan menciptakan interaksi yang lebih hidup meskipun dilakukan secara virtual.

Mengapa TOT Online Membutuhkan Strategi Khusus?

Pelatihan online menawarkan fleksibilitas, tetapi juga menghadirkan tantangan unik. Berbeda dengan pelatihan tatap muka, interaksi di ruang virtual seringkali terasa lebih kaku. Peserta mudah terdistraksi oleh lingkungan sekitar, sementara fasilitator kesulitan memantau respons peserta secara langsung.

Selain itu, kelelahan akibat terlalu lama menatap layar (zoom fatigue) bisa mengurangi fokus dan motivasi. Itulah mengapa diperlukan pendekatan khusus agar TOT online tetap efektif dan menyenangkan bagi semua pihak.

Strategi Belajar Efektif untuk Peserta TOT Online

Sebagai peserta, Anda memiliki peran aktif dalam menentukan keberhasilan pelatihan. Berikut beberapa strategi yang bisa Anda terapkan untuk belajar lebih efektif:

1. Menyiapkan Lingkungan Belajar yang Kondusif

Tempat belajar yang nyaman dan bebas gangguan sangat memengaruhi konsentrasi. Pilih ruangan yang tenang, pastikan pencahayaan cukup, dan hindari posisi duduk yang membuat cepat lelah. Jika memungkinkan, gunakan headphone untuk meminimalkan suara sekitar dan membantu fokus pada materi.

2. Mengatur Jadwal dan Manajemen Waktu

Meskipun pelatihan online memberikan fleksibilitas, disiplin waktu tetap penting. Buat jadwal khusus untuk sesi belajar, termasuk waktu istirahat agar tidak kelelahan. Gunakan teknik Pomodoro (25 menit belajar, 5 menit istirahat) jika diperlukan untuk menjaga produktivitas.

3. Aktif Berpartisipasi dalam Diskusi

Jangan hanya menjadi pendengar pasif. Ajukan pertanyaan, jawab kuis, atau berbagi pengalaman di forum diskusi. Partisipasi aktif tidak hanya membantu pemahaman, tetapi juga membuat sesi lebih hidup dan interaktif.

4. Mencatat dengan Metode yang Efektif

Daripada mencatat semua kata demi kata, coba gunakan teknik Cornell Notes atau mind mapping untuk merangkum poin-poin penting. Catatan yang terstruktur akan memudahkan Anda saat mengulang materi di kemudian hari.

5. Memanfaatkan Fitur Kolaborasi Digital

Banyak platform pelatihan online menyediakan fitur seperti breakout rooms, whiteboard, atau polling. Manfaatkan alat-alat ini untuk berdiskusi dengan peserta lain dan memperdalam pemahaman.

Strategi Mengajar Efektif untuk Fasilitator TOT Online

Sebagai fasilitator, Anda memegang kunci keberhasilan pelatihan. Berikut beberapa strategi untuk meningkatkan engagement peserta:

1. Merancang Materi yang Interaktif

Hindari sekadar memaparkan slide presentasi monoton. Sisipkan video pendek, studi kasus, atau simulasi untuk membuat materi lebih menarik. Gunakan alat seperti Mentimeter atau Kahoot untuk kuis interaktif.

2. Membangun Interaksi dengan Ice Breaking

Mulailah sesi dengan aktivitas ringan seperti perkenalan kreatif atau quick poll untuk mencairkan suasana. Hal ini membantu peserta merasa lebih nyaman dan siap belajar.

3. Memberikan Umpan Balik Cepat

Respons yang cepat terhadap pertanyaan atau tugas peserta membuat mereka merasa dihargai. Gunakan fitur chat atau forum diskusi untuk memfasilitasi komunikasi dua arah.

4. Menggunakan Variasi Metode Pengajaran

Gabungkan ceramah singkat, diskusi kelompok, dan tugas mandiri agar peserta tidak jenuh. Sesekali, berikan waktu untuk refleksi individu agar mereka bisa mencerna materi dengan lebih baik.

5. Mengevaluasi Proses Pembelajaran

Di akhir sesi, mintalah feedback peserta melalui formulir singkat atau diskusi terbuka. Evaluasi ini membantu Anda memperbaiki metode pengajaran untuk sesi berikutnya.

Kesimpulan dan Ajakan Bertindak

TOT online bisa menjadi pengalaman belajar yang efektif jika dilakukan dengan strategi yang tepat. Baik sebagai peserta maupun fasilitator, Anda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan produktif.

Untuk peserta, cobalah menerapkan manajemen waktu, partisipasi aktif, dan pemanfaatan teknologi. Sementara fasilitator dapat meningkatkan engagement dengan materi yang variatif dan interaksi yang dinamis.

Mulailah menerapkan strategi ini dalam pelatihan online Anda berikutnya. Dengan pendekatan yang tepat, TOT online tidak hanya efektif, tetapi juga menyenangkan bagi semua pihak. Selamat mencoba!

MORE INSIGHT

sertifikasi-trainer_Trisna-Lesmana-management-LOGO

Copyright © 2023 by Trisnalesmana.com

Triyana

Profil Trainer

Seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI. Memiliki latar belakang keilmuan di bidang Learning & Performance Consultant, Learning Design, E-Learning Designer, CX Designer, LX Designer, dan Learning Facilitator. Selama lebih dari 6 tahun Ia dipercaya sebagai konsultan untuk perusahaan besar dan ternama di Indonesia. Tak berhenti di situ, kepiawaian beliau dalam bidang Engineer, Digital Marketing, Service Quality Assurance, dan HRD pun mampu memberikan perspektif unik dalam merancang solusi yang komprehensif dan tepat sasaran. Maka dari itu, Coach Triyana siap menjadi mitra ideal bagi Anda yang ingin mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan yang telah dirancang secara khusus.

Fauzi Noerwenda

Profil Trainer

Fauzi Noerwenda adalah seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI dan pendiri Persona Public Speaking. Dengan pengalaman dan keahliannya, Fauzi telah membantu banyak individu meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan membangun kepercayaan diri mereka. Sebagai seorang penulis, bukunya yang berjudul “Street Smart MC” menjadi panduan bagi mereka yang ingin menjadi Master of Ceremony (MC) yang handal. Kontribusinya sebagai pengurus HIPAPI Indonesia pun menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan profesi dan komunitas pembicara publik di Indonesia.

Trisna Lesmana

Profil Trainer

Trisna Lesmana adalah seorang Master Trainer Assessor BNSP RI. Juga Trainerpreneur yang telah membuktikan kiprahnya di dunia bisnis. Memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2023 dengan mendirikan bisnis pelatihan “Training of Trainer BNSP Certification”, ia berhasil mencetak lebih dari 2.000+ alumni dan dipercaya oleh 200+ perusahaan dan perguruan tinggi dalam waktu kurang dari dua tahun.

Hingga saat ini, Trisna Lesmana telah menjalankan 12 bisnis lintas industri, di antaranya: Klinik Kecantikan, Skincare, Pelatihan, Konsultan, Agency, & Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Perjalanan Karier

Trisna Lesmana memulai karier sebagai Professional Corporate Trainer  dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Namanya kian dikenal saat ia menjadi salah satu dari 14 coach yang berkontribusi dalam buku “Coaching Series” (Buku Untuk Pelaku UMKM). Ia juga menulis buku keduanya, “Living Agile with NLP,” yang telah memasuki cetakan ke-4. Karya-karyanya mendapat apresiasi tinggi dari tokoh nasional dan artis ternama, seperti: Sandiaga Uno, Ariel (Noah), Merry Riana, Jamil Azzaini, Sandy Susanto, Dani Sumarsono, Dll.

Penghargaan

Pada tahun 2017, Trisna Lesmana meraih penghargaan Best Performance di event “Influence Your Audience” yang diselenggarakan oleh Akademi Trainer.

Dunia Bisnis dan Content Creation

Pada tahun 2023, ia memperluas kiprahnya ke Dunia Bisnis dan mengukuhkan dirinya sebagai Content Creator pada tahun 2024. Di bawah mentoring Deddy Corbuzier dan Coach Indrawan Nugroho melalui program Content Creator Business School, Trisna berhasil merilis konten eksklusif di Instagram pribadinya yang mendapatkan penghargaan dan liputan dari berbagai media ternama, seperti: Liputan6, Republika, Detik.com, Warta Ekonomi, Media Indonesia, Jawa Pos, dan banyak lagi.

Komitmen dan Visi

Saya bantu Business Owner agar produknya dikenal luas, diterima market, & laris dengan pendekatan Smart Business Framework (SBF).

Smart Business Framework (SBF) adalah model bisnis yang fokus optimasi pada tiga pilar; Campaign Iklan (Digital Marketing), Positioning Product, & Akuisisi Market. Telah terbukti membantu ribuan pebisnis memetakan strategi agar produknya laris di pasaran.