5 Profesi yang Wajib Punya Sertifikasi Lisensi dan Alasannya

5 Profesi yang Wajib Punya Sertifikasi Lisensi dan Alasannya

Berbicara tentang sertifikasi tentunya setiap profesional wajib memilikinya. Selain karena tuntutan tugas, ternyata hal itu banyak sekali manfaatnya. Bayangkan jika Anda adalah seorang profesional tapi tidak punya sertifikasi profesi tentunya value dan skill anda bisa dipertanyakan loh.

Sebaliknya jika Anda punya sertifikasi profesi, maka ketika Anda menunjukkannya maka semua orang pun akan langsung menilai Anda sebagai ahli. Dari penggambaran di atas saja Anda pastinya sudah menilai betapa berharganya sebuah sertifikasi di dunia kerja sekarang ini.

Nah untuk beberapa bidang profesi, sertifikasi menjadi sebuah kunci. Untuk apa dan kenapa? Yuk langsung simak artikel ini nih: 5 Profesi yang Wajib Punya Sertifikasi Lisensi dan Alasannya. Baca dan Cari Tahu Segera!

1. Trainer di Perusahaan

Beberapa perusahaan besar di Indonesia, biasanya memiliki divisi trainer tersendiri. Fungsinya adalah agar perusahaan bisa terus mengembangkan kemampuan karyawannya secara eksponensial.

Untuk menjadi seorang trainer baik di perusahan swasta atau negeri, tidak cukup dengan hanya pengalaman dan kompetensi. Lagi-lagi sertifikasi menjadi kunci. Sebab dengan hal itu kemampuan trainer untuk mentraining karyawan lainnya bisa diakui secara resmi.

Ibaratnya si trainer ini punya SIM ALSI TRAINER BERLISENSI.

2. Trainer di Tempat Gym

Mungkin di beberapa tempat gym, masih ada beberapa trainer yang memang dipekerjakan karena dia sudah berpengalaman, terus kompeten, dan bisa membimbing begitu.

Tapi untuk meningkatkan value sebagai “ahli” pastinya sertifikat berlisensi sangat dibutuhkan sekali. Dengan memilikinya, trainer di Gym pun bisa membuktikan keahliannya dalam memberikan pelatihan dan arahan. Sehingga profesi mereka bisa lebih dihargai baik dari segi salary dan kemampuan pribadi.

3. Tenaga Pengajar

Profesi ini jelas-jelas memberikan nilai plus jika Ia punya sertifikasi berlisensi resmi. Contoh tenaga Pengajar di sini misal adalah dosen. Sebagai informasi, mereka itu setiap tahunnya memiliki 10 angka kredit poin yang harus dipenuhi sebagai syarat sahnya profesi.

Poin tadi mengacu pada tri dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Nah di ranah pendidikan inilah sertifikasi menyumbang nilai poin dengan angka 6. Sisanya yang berjumlah 4 poin bisa dilakukan dengan cara yang lain.

4. Trainer untuk Pebisnis dan Wirausahawan

Para wirausahawan dan pebisnis juga sering membutuhkan pelatihan dalam berbagai bidang, seperti manajemen bisnis, strategi pemasaran, hingga pengembangan produk. Trainer pebisnis yang memberikan pelatihan ini harus memiliki sertifikasi trainer untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki kompetensi di bidang bisnis dan mampu memberikan solusi yang relevan.

Lisensi ini menjadi bukti bahwa seorang trainer memahami tantangan bisnis modern dan mampu memberikan strategi yang tepat kepada para pebisnis untuk berkembang dan bersaing.

5. Trainer Tenaga Kesehatan

Profesi trainer tenaga kesehatan juga wajib memiliki sertifikasi dan lisensi resmi. Dalam dunia kesehatan, pelatihan seringkali melibatkan keterampilan teknis seperti penggunaan alat medis, prosedur darurat, atau teknik perawatan pasien.

Memiliki sertifikasi trainer BNSP-RI memastikan bahwa trainer dalam dunia kesehatan ini  memiliki keahlian yang sesuai dengan standar yang berlaku dan mampu memberikan pelatihan berkualitas tinggi untuk mereka sampaikan ke tenaga kesehatan yang lainnya.

Jadi itulah 5 Profesi yang Wajib Punya Sertifikasi Lisensi dan Alasannya. Dari sini kita semua bisa tahu bahwa Sertifikasi Trainer ini tidak hanya meningkatkan kredibilitas, tetapi juga menjamin bahwa pelatihan yang diberikan aman, akurat, dan sesuai dengan yang masyarakat butuhkan, ya kan?

 7 Peran Penting Bisnis Owner yang Sering Diabaikan

 7 Peran Penting Bisnis Owner yang Sering Diabaikan

Well istilah bisnis owner ini lagi trend banget loh di kalangan anak muda. Soalnya banyak banget konten yang bilang POV JADI BISNIS OWNER LAH, atau A DAY IN MY LIFE AS BUSINESS OWNER, atau ada juga KISAH SEDIH JADI BISNIS OWNER.

Yang jadi pertanyaannya, apakah kalian sendiri sebenarnya tahu gak sih apa itu bisnis owner? Atau bahkan pekerjaan bisnis owner itu ngapain aja? Dan yang penting jobdesk apa aja yang dikerjakan oleh bisnis owner.

Nah, untuk tahu itu semua, nih mending kita langsung bahas aja ya: GAK BANYAK YANG TAHU! INI LOH 7 PERAN PENTING BISNIS OWNER

Dikutip dari beberapa sumber, istilah Business Owner berasal dari Bahasa Inggris yang artinya Pemilik Bisnis. Dalam konteks dunia bisnis, istilah Business Owner ini bisa merujuk pada seseorang atau kelompok orang yang punya kepemilikan atau bahkan investasi di suatu perusahaan bisnis. Fungsi dari pada owner sendiri adalah mengelola bisnis serta memastikan agar perusahaan bisa bekerja dengan optimal tanpa ada permasalahan.

Posisi mereka yang berada di puncak organisasi pun membuat seorang business owner memiliki tugas yang banyak, seperti :

1. Menetapkan Visi dan Misi Bisnis

Seorang pemilik bisnis atau business owner memiliki tanggung jawab untuk menentukan arah dan tujuan dari bisnis yang sedang Ia jalankan. Salah satunya dengan menciptakan visi jangka panjang dan misi yang jelas agar semua anggota tim mengerti tujuan utama perusahaan. Visi dan misi yang mereka usung nantiny berfungsi sebagai panduan dalam menjalankan bisnis serta menentukan langkah strategis ke depan.

2. Mengambil Keputusan Strategis

Seorang bisnis owner sudah harus kompeten dalam mengambil keputusan penting yang berpengaruh terhadap jalannya bisnis dan perusahaan di masa mendatang. Contoh kecilnya seperti menentukan produk penjualan atau layanan baru. Lalu ekspansi ke market yang baru, atau bisa pula mengubah strategi pemasaran. Keputusan strategis ini pun harus diambil berdasarkan data, analisis pasar, serta risiko dan potensi keuntungan.

3. Mengelola Keuangan dengan Bijak

Jangan sepelekan, pengelolaan keuangan adalah aspek krusial dalam bisnis. Artinya bagi seorang pemilik bisnis, mereka harus memastikan keuangan perusahaan itu berada di kondisi sehat, lalu bisa mengawasi pemasukan dan pengeluaran, kemudian mengalokasikan anggaran dengan tepat. Ini juga mencakup kemampuan untuk mencari sumber pendanaan baru atau investasi jika diperlukan.

4. Mengembangkan dan Memimpin Tim

Leadership dan Public Speaking merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh seorang pemilik bisnis. Kenapa? Karena mereka punya tanggung jawab untuk membangun tim yang kompak, menciptakan anggota tim yang kompeten, dan memupuk budaya kerja yang positif.

Kepemimpinan yang baik akan meningkatkan produktivitas dan loyalitas karyawan, sehingga tim lebih termotivasi untuk bekerja menuju tujuan perusahaan.

Maka dari itu, gak jarang pula banyak bisnis owner mengikuti pelatihan baik itu Training of Trainer for Business Owner atau bahkan Public Speaking for Leader yang diselenggarakan oleh Trisna Lesmana Management.

Dengan pelatihan tersebut, para Pemilik Bisnis jadi lebih percaya diri ketika memimpin dan mampu meningkatkan kompetensi setiap karyawan secara Eksponensial.

5. Mengawasi Operasional Bisnis

As a business owner atau pengurus bisnis, tentunya harus bisa  memantau seluruh operasional bisnis, mulai dari produksi, distribusi, hingga layanan pelanggan, untuk memastikan semua berjalan dengan lancar. Ini termasuk memastikan kualitas produk atau layanan yang diberikan sesuai standar perusahaan dan kebutuhan pelanggan.

6. Mengidentifikasi dan Mengelola Risiko

Tidak bisa dipungkiri, setiap bisnis memiliki risiko, seperti perubahan pasar, persaingan, atau kondisi ekonomi. Seorang pemilik bisnis harus mampu mengidentifikasi risiko-risiko ini dan membuat strategi untuk mengatasinya. Mengelola risiko ini bisa berarti melakukan diversifikasi produk, asuransi bisnis, atau persiapan darurat lainnya.

7. Membangun Hubungan dengan Pihak Eksternal

Networking pun menjadi salah satu skill yang wajib dimiliki oleh Business Owner. Mereka harus mampu untuk menjalin hubungan baik dengan pihak luar yang mendukung bisnis, seperti pemasok, mitra bisnis, investor, hingga pelanggan. Hubungan yang kuat dengan pihak eksternal akan memperluas jaringan bisnis, membuka peluang baru, dan meningkatkan reputasi perusahaan di pasar.

Dan itulah peran serta tugas penting dari seorang Business Owner atau Pemilik Bisnis. Yuk bagikan artikelnya, dan ikuti pelatihan Training of Trainer untuk Bisnis Owner nya!

Triyana

Profil Trainer

Seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI. Memiliki latar belakang keilmuan di bidang Learning & Performance Consultant, Learning Design, E-Learning Designer, CX Designer, LX Designer, dan Learning Facilitator. Selama lebih dari 6 tahun Ia dipercaya sebagai konsultan untuk perusahaan besar dan ternama di Indonesia. Tak berhenti di situ, kepiawaian beliau dalam bidang Engineer, Digital Marketing, Service Quality Assurance, dan HRD pun mampu memberikan perspektif unik dalam merancang solusi yang komprehensif dan tepat sasaran. Maka dari itu, Coach Triyana siap menjadi mitra ideal bagi Anda yang ingin mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan yang telah dirancang secara khusus.

Fauzi Noerwenda

Profil Trainer

Fauzi Noerwenda adalah seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI dan pendiri Persona Public Speaking. Dengan pengalaman dan keahliannya, Fauzi telah membantu banyak individu meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan membangun kepercayaan diri mereka. Sebagai seorang penulis, bukunya yang berjudul “Street Smart MC” menjadi panduan bagi mereka yang ingin menjadi Master of Ceremony (MC) yang handal. Kontribusinya sebagai pengurus HIPAPI Indonesia pun menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan profesi dan komunitas pembicara publik di Indonesia.

Trisna Lesmana

Profil Trainer

Trisna Lesmana adalah seorang Master Trainer Assessor BNSP RI. Juga Trainerpreneur yang telah membuktikan kiprahnya di dunia bisnis. Memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2023 dengan mendirikan bisnis pelatihan “Training of Trainer BNSP Certification”, ia berhasil mencetak lebih dari 2.000+ alumni dan dipercaya oleh 200+ perusahaan dan perguruan tinggi dalam waktu kurang dari dua tahun.

Hingga saat ini, Trisna Lesmana telah menjalankan 12 bisnis lintas industri, di antaranya: Klinik Kecantikan, Skincare, Pelatihan, Konsultan, Agency, & Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Perjalanan Karier

Trisna Lesmana memulai karier sebagai Professional Corporate Trainer  dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Namanya kian dikenal saat ia menjadi salah satu dari 14 coach yang berkontribusi dalam buku “Coaching Series” (Buku Untuk Pelaku UMKM). Ia juga menulis buku keduanya, “Living Agile with NLP,” yang telah memasuki cetakan ke-4. Karya-karyanya mendapat apresiasi tinggi dari tokoh nasional dan artis ternama, seperti: Sandiaga Uno, Ariel (Noah), Merry Riana, Jamil Azzaini, Sandy Susanto, Dani Sumarsono, Dll.

Penghargaan

Pada tahun 2017, Trisna Lesmana meraih penghargaan Best Performance di event “Influence Your Audience” yang diselenggarakan oleh Akademi Trainer.

Dunia Bisnis dan Content Creation

Pada tahun 2023, ia memperluas kiprahnya ke Dunia Bisnis dan mengukuhkan dirinya sebagai Content Creator pada tahun 2024. Di bawah mentoring Deddy Corbuzier dan Coach Indrawan Nugroho melalui program Content Creator Business School, Trisna berhasil merilis konten eksklusif di Instagram pribadinya yang mendapatkan penghargaan dan liputan dari berbagai media ternama, seperti: Liputan6, Republika, Detik.com, Warta Ekonomi, Media Indonesia, Jawa Pos, dan banyak lagi.

Komitmen dan Visi

Saya bantu Business Owner agar produknya dikenal luas, diterima market, & laris dengan pendekatan Smart Business Framework (SBF).

Smart Business Framework (SBF) adalah model bisnis yang fokus optimasi pada tiga pilar; Campaign Iklan (Digital Marketing), Positioning Product, & Akuisisi Market. Telah terbukti membantu ribuan pebisnis memetakan strategi agar produknya laris di pasaran.