Mengoptimalkan Hasil Pelatihan dengan Pendekatan Experiential Learning

Facebook
Twitter
LinkedIn
Threads

Pernahkah Anda mengikuti pelatihan yang materinya langsung “nyantol” di kepala dan mudah diaplikasikan dalam pekerjaan sehari-hari (Experiential Learning)? Atau mungkin Anda sebagai fasilitator ingin membuat pelatihan yang tidak hanya informatif, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi peserta?

Jawabannya mungkin terletak pada pendekatan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman. Yuk, simak bagaimana metode ini bisa mengoptimalkan hasil pelatihan dan tips praktis untuk menerapkannya!

Apa Itu Experiential Learning?

Experiential learning adalah metode pembelajaran yang menekankan pada pengalaman langsung sebagai kunci utama dalam memahami konsep atau keterampilan baru. Berbeda dengan metode ceramah atau presentasi satu arah, experiential learning melibatkan peserta secara aktif melalui simulasi, permainan peran, studi kasus, atau proyek nyata.

Metode ini didasarkan pada teori yang dikembangkan oleh David Kolb, yang menyatakan bahwa pembelajaran efektif terjadi ketika seseorang mengalami, merefleksikan, memahami, dan mengaplikasikan pengetahuan tersebut. Dengan kata lain, experiential learning tidak hanya sekadar “tahu”, tetapi juga “bisa”.

Mengapa Experiential Learning Efektif untuk Pelatihan?

Berikut beberapa alasan mengapa experiential learning bisa menjadi game-changer dalam pelatihan:

  1. Meningkatkan Keterlibatan Peserta
    Dengan melibatkan peserta secara aktif, experiential learning membuat pelatihan lebih interaktif dan menyenangkan. Peserta tidak hanya duduk dan mendengarkan, tetapi juga berpartisipasi langsung.
  2. Memperkuat Pemahaman
    Pengalaman langsung membantu peserta memahami konsep dengan lebih mendalam. Misalnya, alih-alih hanya membaca tentang cara menghadapi konflik, peserta bisa mempraktikkannya melalui role play.
  3. Meningkatkan Retensi Pengetahuan
    Penelitian menunjukkan bahwa orang cenderung lebih mudah mengingat sesuatu yang mereka alami sendiri daripada sekadar mendengar atau membaca.
  4. Mendorong Kreativitas dan Problem-Solving
    Experiential learning seringkali melibatkan tantangan atau masalah yang harus dipecahkan oleh peserta. Hal ini melatih kemampuan berpikir kritis dan kreativitas.
  5. Mudah Diaplikasikan
    Karena peserta sudah mempraktikkan langsung selama pelatihan, mereka lebih siap untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata.

Experiential learning adalah pendekatan yang powerful untuk mengoptimalkan hasil pelatihan. Dengan melibatkan peserta secara aktif dan memberikan pengalaman langsung, metode ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tetapi juga memastikan pengetahuan tersebut bisa diaplikasikan dalam situasi nyata. Jadi, jika Anda ingin pelatihan Anda lebih berdampak, cobalah untuk mengintegrasikan experiential learning ke dalam program Anda.

Ajakan Bertindak:
Mulailah merancang pelatihan Anda dengan pendekatan experiential learning! Pilih aktivitas yang relevan dan lihat perbedaannya dalam engagement dan hasil yang dicapai peserta. Selamat mencoba!

MORE INSIGHT

sertifikasi-trainer_Trisna-Lesmana-management-LOGO

Copyright © 2023 by Trisnalesmana.com

Triyana

Profil Trainer

Seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI. Memiliki latar belakang keilmuan di bidang Learning & Performance Consultant, Learning Design, E-Learning Designer, CX Designer, LX Designer, dan Learning Facilitator. Selama lebih dari 6 tahun Ia dipercaya sebagai konsultan untuk perusahaan besar dan ternama di Indonesia. Tak berhenti di situ, kepiawaian beliau dalam bidang Engineer, Digital Marketing, Service Quality Assurance, dan HRD pun mampu memberikan perspektif unik dalam merancang solusi yang komprehensif dan tepat sasaran. Maka dari itu, Coach Triyana siap menjadi mitra ideal bagi Anda yang ingin mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan yang telah dirancang secara khusus.

Fauzi Noerwenda

Profil Trainer

Fauzi Noerwenda adalah seorang Certified Master Trainer dari BNSP RI dan pendiri Persona Public Speaking. Dengan pengalaman dan keahliannya, Fauzi telah membantu banyak individu meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan membangun kepercayaan diri mereka. Sebagai seorang penulis, bukunya yang berjudul “Street Smart MC” menjadi panduan bagi mereka yang ingin menjadi Master of Ceremony (MC) yang handal. Kontribusinya sebagai pengurus HIPAPI Indonesia pun menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan profesi dan komunitas pembicara publik di Indonesia.

Trisna Lesmana

Profil Trainer

Trisna Lesmana adalah seorang Master Trainer Assessor BNSP RI. Juga Trainerpreneur yang telah membuktikan kiprahnya di dunia bisnis. Memulai perjalanan bisnisnya pada tahun 2023 dengan mendirikan bisnis pelatihan “Training of Trainer BNSP Certification”, ia berhasil mencetak lebih dari 2.000+ alumni dan dipercaya oleh 200+ perusahaan dan perguruan tinggi dalam waktu kurang dari dua tahun.

Hingga saat ini, Trisna Lesmana telah menjalankan 12 bisnis lintas industri, di antaranya: Klinik Kecantikan, Skincare, Pelatihan, Konsultan, Agency, & Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Perjalanan Karier

Trisna Lesmana memulai karier sebagai Professional Corporate Trainer  dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Namanya kian dikenal saat ia menjadi salah satu dari 14 coach yang berkontribusi dalam buku “Coaching Series” (Buku Untuk Pelaku UMKM). Ia juga menulis buku keduanya, “Living Agile with NLP,” yang telah memasuki cetakan ke-4. Karya-karyanya mendapat apresiasi tinggi dari tokoh nasional dan artis ternama, seperti: Sandiaga Uno, Ariel (Noah), Merry Riana, Jamil Azzaini, Sandy Susanto, Dani Sumarsono, Dll.

Penghargaan

Pada tahun 2017, Trisna Lesmana meraih penghargaan Best Performance di event “Influence Your Audience” yang diselenggarakan oleh Akademi Trainer.

Dunia Bisnis dan Content Creation

Pada tahun 2023, ia memperluas kiprahnya ke Dunia Bisnis dan mengukuhkan dirinya sebagai Content Creator pada tahun 2024. Di bawah mentoring Deddy Corbuzier dan Coach Indrawan Nugroho melalui program Content Creator Business School, Trisna berhasil merilis konten eksklusif di Instagram pribadinya yang mendapatkan penghargaan dan liputan dari berbagai media ternama, seperti: Liputan6, Republika, Detik.com, Warta Ekonomi, Media Indonesia, Jawa Pos, dan banyak lagi.

Komitmen dan Visi

Saya bantu Business Owner agar produknya dikenal luas, diterima market, & laris dengan pendekatan Smart Business Framework (SBF).

Smart Business Framework (SBF) adalah model bisnis yang fokus optimasi pada tiga pilar; Campaign Iklan (Digital Marketing), Positioning Product, & Akuisisi Market. Telah terbukti membantu ribuan pebisnis memetakan strategi agar produknya laris di pasaran.